Selasa, 05 Juni 2012

REBANG

Malam...di dinding sunyi yang bergetar
di reruntuhan cahaya dalam cerah yang memendar
serupa fajar yang tadi pagi kujumpai dalam binar
binar di bola matamu yang berputar

hari ini telah kita lingkari
dengan segala cerita yang kita bagi
dengan segala rasa yang kita miliki
meneguhkan nuansa malam menjadi sebuah melankoli

kesaksian ini  menyampaikan tarian rimbun daun-daun
dan dendang angin di pucuk pepohonan
dengan senandung lirih  yang kita pungkas dengan doa diharibaan
Jutaan syukur yang tersisa...tak terlupakan



Abah Alit.
.Garut,050612

TARBIYAH dari ALLAAH

Bismillahirrahmanirrahim...

__Ujian dalam kehidupan ini merupakan tarbiyah dari Allah SWT.

__Setiap liku-liku dalam hidup ini merupakan satu pelajaran yang tidak akan diperoleh dimana-mana, disekolah ataupun diuniversitas tinggi.

__Bila ujian datang dalam hidup ini, kita sering kali merasa kecewa, sedih dan putus asa. Kita merasa bahwa Allah tidak mendengarkan Do'a yang kita titipkan saban hari.

__Sebenarnya kita hanyalah insan yg serba lemah, seringkali salah dalam mentafsirkan bagaimana Allah memakbulkan do'a yang pernah kita lafazkan.

Indahnya tarbiyah dari Allah...

Yang jauh Allah dekatkan, yang lalai Allah ingatkan

ketika kita memohon KEKUATAN
Allah memberikan kita kesulitan sehingga kita kuat

ketika kita memohon KEBIJAKSANAAN
Allah memberi kita masalah untuk kita pecahkan

ketika kita memohon KESEJAHTERAAN
Allah memberi kita akal untuk berfikir

Ketika kita memohon KEBERANIAN
Allah memberi kita bahaya untuk kita atasi

ketika kita memerlukan CINTA
Allah memberi kita orang yg bermasalah untuk kita tolong

Ketika kita memohon BANTUAN
Allah memberi kita kesempatan

Ketika kita tidak menerima apa yang kita minta
Tapi kita menerima apa yang kita butuhkan

Subhanallah..


Ana Juna
Tarakan;050612

Senin, 04 Juni 2012

UNTUKMU YANG PERGI

Bismillaah...

Untukmu...!

Bila esok engkau pergi ..
Ku hanya bisa titip padamu..

''Jaga mata dan hatinya yg dia titipkan kepadamu...!''

Jangan melukainya Karena dia serupa aku...yang hanya bisa pasrah pada segala ketentuan-Nya..

Bila esok engkau jadi pergi, ingatlah,
Ada kami yang menantimu dengan setia di sini.

Bila esok engkau jadi pergi..
Jangan lupa bekal..dan..
Jangan lupakan waktu
Buat menghadap-Nya
karena ia terus mengawasi kita...

Bila esok jadi pergi..
Luruskan mata dan hatimu..
Tekadkan.. Kau takan berpaling darinya dan dari-Nya..
Bila esok engkau jadi pergi..
Hanya do'a untukmu agar rahmat-Nya slalu tercurah padamu dan engkau ingat pulang....

WFB
Cjr,040612

C I N T A K U 29 TAHUN

Bismillaah..

CINTA

PANAS MULAI MERAMBAT..HANGAT...
AKU INGAT KITA...
KAU YANG SUDAH 29 TAHUN MENEMANIKU MENGARUNGI SAMUDRA LAUTAN LUAS...
TEPATNYA 28 TAHUN..SEDANG..
YANG SETAHUN KITA GUNAKAN UNTUK PENJAJAGAN... HIHIHI.. GAK ADA ISTILAH PACARAN KARENA KITA MEMANG TAK MENGENAL KATA PACARAN..

KASIHKU...
SUKA,DUKA, BAHAGIA DAN SAKIT.. TELAH KITA NIKMATI...DALAM RIDHA-NYA TENTU SAJA...

SAYANGKU..
KITA BAGAI KARANG DI TENGAH SAMUDRA..
YANG TETAP KOKOH, MENGHADANG TERJANGAN GELOMBANG
YANG DATANG MENERJANG..

CINTAKU...
MASIH INGATKAH SAAT BAHTERA KITA NYARIS TERKOYAK ?
SAAT ITU, BARU TIGA TAHUN KITA BERSAMA.....
KATA ORANG TUAN, UJIAN -UJIAN KAN DATANG PADA TAHUN-TAHUN GANJIL KEBERSAMAAN...
kAU, KEKASIHKU..
PERGI TINGGKANKU.. ATAU...
AKU PERGI TINGGALKAN, KAU..
AKH, SUNGGUH MASA YANG MENYAKITKAN..

SAYANGKU...
INGATKAH ?
HAMPIR KITA MENCARI JALAN MASING-MASING..
.DAN NYARIS KAU GANDENG PERMAISURI ELOK PENGGANTIKU..
DAN AKU...
KAU TAU....
BANYAK KUMBANG JANTAN YANG MENAWARIKU KEBAHAGIAAN DUNIA..
MEREKA BERFARAS NAN ELOK DAN HARTA NAN MELIMPAH...
TAHUKAH? KEBAHAGIAAN MEMBAYANG DI PELUPUK MATA..

NAMUN KEKASIHKU...
MANA MUNGKIN KITA MAMPU BERPISAH
SAAT QALBU KITA SUDAH DIPAUTKAN-NYA..
AKU TAK BISA TANPAMU..
DAN AKU TAU, ENGKAU PUN KEKASIHKU..
TAKAN MAMPU BERPISAH DENGANKU..

MENGAPA ?
KARENA ADA JANJI ANTARA KITA..
YANG DITANDA TANGAN ORANG TUA..
KITA HANYA BISA BERSAMA SELAMA WAKTU YANG TLAH TENTU..

TAHUKAH, SAYANGKU..
WAKTU ITU SUDAH DI DEPAN MATA...
KEBERSAMAAN KITA HAMPIRLAH USAI..
TINGGAL EMPAT BELAS HARI LAGI..
IH, BETAPA WAKTU BEGITU CEPAT BERLAU...
BEBERAPA HARI KE DEPAN INI..
KAN SLALU KUDEKAP DIRIMU..
TENTU DALAM PELUK YANG TERAMAT MESRA...

SAYANGKU, CINTAKU..
KITA AKAN BERPISAH...

APA YANG BISA KUUCAP PADAMU..
SELAIN TERIMA KASIH TELAH SUDI MENJADI PENDAMPINGKU
DAN MENEMANI PERJALANANKU..
SUNGGUH, HARI-HARI YANG TERISI DENGANMU
SUNGATLAH INDAH..
YANG TAKA AKAN PERNAH KULUPAKAN DAN TERLUPAKAN..
ENGKAU KAN ABADI DI JIWA INI...

PELUK TERAMAT MESRA BUATMU SELAMANYA
WALAU HANYA DALAM BAYANG SENJA...

WFB,
CJR,040612


(CINTA adlah ms krjQ )

Sabtu, 02 Juni 2012

C I N T A

CINTA

Kau selalu ikuti langkahku..
Dalam remang malam melintang...
Tak tumbang walau hulubalang menghadang..

Kau siksa aku..!!!

Tak seharusnya kau tusukkan
Panah berbisa itu di jantungku

Lihat..
Ada merah menyembur dari nganganya..

Esok, kan kumusnahkan kau..
Dengan segala rupa berbisa..
Aku punya senjata...

Lihat..
Senjataku...
Setumpuk tugas menunggu..
Di hari Minggu tuk mengujiku dan
Mengusirmu berlalu dari hidupku....
Takan pernah kurindu dirimu..
Karena kau slalu mengganggu..!!!

Cinta bagiku adalah..kehampaan..
Cinta Nuraniku hanya untuknya dan untuk-Nya..

Met malam..smuanya...

WFB
CJR,020612

(CINTAKU ADALAH PENYAKIT MALAAASSS)

Jumat, 01 Juni 2012

H A R U

Pagi nan bening...
Seorang ibu sedang menyusuri jalan beraspal yang tak begitu mulus dengan cepat.. Ingin menghindari sinar yang sebentar lagi 'kan menyengat wajahnya yang mulai keriput.....

Dalam lamunannya terbayang..yang akan menerima paket yang baru saja dikirimkan akan kecewa saat tau apa yang diterimanya... Ya, hanya pakaian bekas ngantornya dulu sebelum berganti dengan baju gombrangnya kini....

Bekas tetaplah bekas walau baru dua kali dicuci... Betapa ingin dia memberikan yang baru namun keuangannya menjelang pensiun banyak berkurang karena untuk menutupi utang-utang ke temannya..
Dia bersyukur tak memiliki utang ke bank seperti yang lain yang kadang membuatnya bergidik jika mengingat dan berfikir dialah yang punya utang tsb.

''Bu... Bu....! Tiba-tiba terdengar seseorang memanggilnya... Ibu itu pun menolehkan wajahnya... Di depannya berdiri seoang laki-laki sekitar 33 tahunan.. Sosoknya mengingatkannya pada salah seorang anaknya, kurus..dengan wajah tirus..

Dilihatnya pria itu menjinjing kantong kresek hitam...

''Ya..ada apa ?'' tanyanya keheranan karena dia tak mengenal pria tersebut....

''Ini, Bu, saya mau jual beras...!'' jawab sang pria pelan... Kening si ibu berkerut..
Jadi yg dibawanya itu beras dan mau dijualnya ? Pikirnya.

''Untuk biaya istri saya ke bidan, Bu..'' lanjut sang pria sebelum si ibu menanyakan...

'' Berapa kilo semuanya ? Berapa harganya ?'' Tanya si ibu... Sambil mengira-ngira.. Pikirnya paling beratnya sekitar 2 kg atau lebih dikit..

'' Berasnya sih sedikit, Bu. tapi saya perlu uang 48 ribu.. Kata Bu bidan harus segera diobati agar darahnya tak banyak keluar..!'' dia menjelaskan..

''Sakit apa istrimu, Nak ?'' tanya sang ibu penasaran.,.

''Istri saya terpeleset, Bu.. Sedangkan dia lagi hamil 3 bulan anak pertama kami..'' jawabnya lirih...

Haru menjalari hati si ibu tua..lalu tak trasa ada bening di matanya.... Terbayang bila kejadian seperti itu menimpa anaknya.. ya , Allaah.. Aku tak tega..
Serunya dalam hati..

Dia ambil dompetnya.. Di sana terselip selembar 50 ribu. Hanya selembar itu yang ada di dompetnya.. Sedang di sakunya ada 19.700 kembalian ngirim paket tadi.. Alhamdulillaah ada buat pulangku nantidan ongkos kuliah bungsunya besok 15 ribu...!
Serunya dalam hati..

Uang disodorkannya pada pria itu yang segera sibuk mencari kembalian 2 ribu sambil menyodorkan kantong kreseknya..

'' Di rumahmu ada beras ?'' tanya si ibu..

''Gak ada, Bu.. Biarlah hari ini saya puasa..'' jawabnya pelan...

''Benarkah apa yang engkau katakan itu,Nak ?'' Tanya si ibu penuh selidik...

''Demi Allaah, Bu....bila saya bohong....'' Dst. Dst..menyumpahi diri sediri..
''Saya berjanji akan mendo'akan ibu di tiap saya selesai shalat.. '' suaranya bergetar... Dan haru si ibu makin menjadi-jadi... Sekuatnya dia tahan air bening yang mulai tergenang di sudut mata keriputnya...

''Bawalah beras ini ke rumahmu,Nak.. Moga istrimu cepat pulih dan kandungannya terselamatkan.. Salam buat istrimu,ya..!'' sambil dikembalikan lagi kantong yang tadi sempat berpidah tangan sebentar..

''Gak apa-apa, Bu.. Biarlah saya puasa..''
sang pria masih mencoba menolak beras yang disodorkan si ibu...

''Tidak, Nak. Bawalah kembali berasmu ..'' Si ibu maksa..

Tiba-tiba sang pria merangkul tangan si ibu sambil menciumnya

''Sudahlah gak apa-apa..cepatlah pulang. Kasian istrimu menunggumu !'' Sambil ditepuk-tepuknya pundak pria itu menyuruhnya pulang..

Lalu dengan cepat si ibu membalikkan badan setelah mendo'akan si pria itu dan..tak mau menoleh lagi..takut ketahuan yang tadi ditahannya akan segera tumpah ruah.. Ya, dia menangis..membayangkan keadaan keluarga pria muda tersebut dan berandai-andai.. Andai seperti itu terjadi pada dirinya atau keluarganya... Jangan sampai ya, Allaah...pekiknya dalam hati.

Ingat pria tadi, hatinya berdo'a.. Bila yang dilakukan pria tadi benar, semoga ada dalam rahmat-Nya.. Istrinya kembali sehat..dan mereka diberi kesabaran,,
Namun bila yang dilakukannya adalah modus baru untuk menipu, semoga secepatnya Allaah menyadarkannya.. Dan yang lebih si ibu inginkan, adalah kejadian seperti itu tidak menimpa anak-anaknya baik di nyata atau di dumay..

Aamiin ya Allaah...
.
.
.
.
WFB
Bdg, 29052012

M I E

Bismillaah..
Asalamu'alaikum, shaleh..

Ketika maem mie Semar tadi, bnda ingat kau,Nak..
Ingat ketika kita menikmatinya..
Suap demi suap kau masukkan ke mulutmu..
Kita bertiga benar-benar menikmatinya dengan penuh perasan hingga tetes terakhir dari kuah yang agak pedas..

Habibi..
Masih terlihat dalam ingatan, ada basah di keningmu..namun bnda tak mau mengusapnya.. biarlah ia berkilau tertimpa sinar siang..

Sayangku..
Kesukaan kita sama, makanan yang pedas.
Maaf ya.. tak pernah bnda gubris laranganmu untuk tak makan terlalu pedas..
Ya.. abis gimana ? Tanpa pedas rasanya ada yg kurang..
Begitu juga adikmu, ci bungsu,sama dengan kita..
Hihihi keluarga penyuka pedas tinggal kita bertiga karena ayah sudah kalah..

Nandaku..
Katanya orang yang suka makan pedas..kata-katanya suka pedas n hatinya keras...
Buktinya ?
Tidak, kan ?
Kita malah mudah terharu oleh hal sepele..
Air mata mudah melimpah ruah hanya melihat anak yang sedang nangis ditinggal ibunya ke warung..

Anakku..
Tau tidak ?
Selalu melintas di mata tua ini bayanganmu ketika menarik ingus.....
Hihihihi.Kau tetap anak kecil bagiku..
Kau baik-baik di sana ya..
Do'a bunda slalu buatmu..
Moga sukes..penuh kesabaran dan keikhlasan dalam ridha-Nya..

Peluk kasih penuh rindu ilallaah...
.
.
Cjr,010612