RINDUKU UNTUKMU
Dengarlah wahai senjaku
Suara isakku disaat sapa lembut kasih-Nya menyentuh
Tubuhku yang kehilangan belahah pikukku...
Bila kunyatakan... Sudah membukit rindu di dada ini..
Masihkah nama Sang fakir,
Dhaif dan dzanbi ini
Tertera dalam Binder Harian Kasih Sayang penuh Ketulusan
yang Sangat kurindukan?
Subhannallaah..
WFB.
Cjr,281012
Senin, 29 Oktober 2012
RINDUKU UNTUKMU SLALU
RINDUKU UNTUKMU SLALU
Namamu Duhai Permataku..
Masih terlukis indah di binder harianku
Di bawah nama terindah dalam jiwaku..
Bersama nama-nama permata-permata hatiku yang lain..
Di sana ..
Di atas bayang-bayang anganku akan keindahan menyandingkanmu..dengan kekasih Duniamu..
Kutengadah..mengharaf anugrah itu segera luruh di ribaanmu..
Ah, engkau ..yang terbaring di kisi-kisi hati..
Gelora ini membangun gundah bersama haraf yang kian menancap..
Adakah tabir mimpi smalan menjadi nyata ?
Engkau datang bersama kekasihmu ke dalam pelukanku penuh linang rindu
Aku selalu merindumu, duhai permataku..
Tak usah tau saat mataku hanya mampu memicig
karena telah kau kuras tasik bening ini
Saat langit malam memendam tangis
dan hanya bias kelam yang mengiris-iris..
Menggontaikan langkahku.
Debur rindu ini Tak mampu menembus mata hatimu
Namun ku kan terus menadah pada-Nya agar engkau snantiasa bahagia bersama pilihan-Nya yang terindah..
Aamiin...
.
.
WFB
Cjr,291012
Namamu Duhai Permataku..
Masih terlukis indah di binder harianku
Di bawah nama terindah dalam jiwaku..
Bersama nama-nama permata-permata hatiku yang lain..
Di sana ..
Di atas bayang-bayang anganku akan keindahan menyandingkanmu..dengan kekasih Duniamu..
Kutengadah..mengharaf anugrah itu segera luruh di ribaanmu..
Ah, engkau ..yang terbaring di kisi-kisi hati..
Gelora ini membangun gundah bersama haraf yang kian menancap..
Adakah tabir mimpi smalan menjadi nyata ?
Engkau datang bersama kekasihmu ke dalam pelukanku penuh linang rindu
Aku selalu merindumu, duhai permataku..
Tak usah tau saat mataku hanya mampu memicig
karena telah kau kuras tasik bening ini
Saat langit malam memendam tangis
dan hanya bias kelam yang mengiris-iris..
Menggontaikan langkahku.
Debur rindu ini Tak mampu menembus mata hatimu
Namun ku kan terus menadah pada-Nya agar engkau snantiasa bahagia bersama pilihan-Nya yang terindah..
Aamiin...
.
.
WFB
Cjr,291012
Kamis, 18 Oktober 2012
TERIMA KASIH YA RABBII...
Bismillaah..
Trima kasih ya, Rabbii..
Karena hanya Engkaulah yg telah memberikan kekuatan dan...
ketegaran batin padaku ..atas
Semua ujian,cobaan dan..
Musibah yg ENgkau mampirkan
Dalam perjalanan hidupku
Tuk meraih Ridha-Mu,
Hingga aku tetap tegar.
Ya,Allaah..
Aku hanya manusia biasa.
Pemilik segumpal daging yang bernama hati ini
Yang tlah Engkau anugrahi kepekaan
Akan aneka rasa yang melanda.
Jadi maafkan aku ya Allaah..
Bila pernah bening ini deras mengalir
Karena sakit hati.
Namun hanya skejap.
KEmbali kusadari..
Akan smua ketentuan-Mu
Yang maha indah 'tukku.
WFB
Cjr,151012
Trima kasih ya, Rabbii..
Karena hanya Engkaulah yg telah memberikan kekuatan dan...
ketegaran batin padaku ..atas
Semua ujian,cobaan dan..
Musibah yg ENgkau mampirkan
Dalam perjalanan hidupku
Tuk meraih Ridha-Mu,
Hingga aku tetap tegar.
Ya,Allaah..
Aku hanya manusia biasa.
Pemilik segumpal daging yang bernama hati ini
Yang tlah Engkau anugrahi kepekaan
Akan aneka rasa yang melanda.
Jadi maafkan aku ya Allaah..
Bila pernah bening ini deras mengalir
Karena sakit hati.
Namun hanya skejap.
KEmbali kusadari..
Akan smua ketentuan-Mu
Yang maha indah 'tukku.
WFB
Cjr,151012
ENGKAULAH PAHLAWANKU SUAMIKU Oleh Wanita Fatimah Berkerudung
Di awal perjalan kita..kekasihku..
Langkah tertatih penuh letih..
Keringat terkucur deras dari tubuhmu
Demi sesuap nasi tuk kita selusuri hidup
Dua belas tahun kita lewati jalan penuh liku
Hingga satu saat kau temukan berita
Untuk pelajar yang tersendat belajar..
Lalu kau bimbing aku penuh cinta
tuk arungi lautan ilmu nan berguna
Tiga tahun..kurenangi kolam jendela Dunia...
Dengan suka dan duka yang slalu mendampingi
Hingga hasil yang kuraih membuatku berterima kasih
Kepadamu Sang Kekasih Sejati..dan..
kepadamu sang kekasih hati
Kabar gembira kutrima
Ku diangkat kerja sebagai PNS
Dan...dua puluh delapan tahun..
Masa baktiku pada Negara berakhir sudah..
Kuucap sesungguh hati..ALHAMDULILLAAH..
Pahlawanku adalah engkau, suamiku..
Tanpamu aku bukan siapa-siapa..
Hanya ibu rumah tangga biasa,..
namun dengan doroganmu yang luar biasa..
Aku merasa menjadi ibu yang juga Luar biasa..
Terima kasih ya, Allaah..
Telah engkau gerakkan hati kekasihku
Tuk slalu mengasihiku dengan suportnya
Hingga kini ku masih bisa menuntut ilmu
Walau tak ada tuntutan darinya tuk ku berprestasi.
Alhamdulillaah..
Cjr,191012
Langkah tertatih penuh letih..
Keringat terkucur deras dari tubuhmu
Demi sesuap nasi tuk kita selusuri hidup
Dua belas tahun kita lewati jalan penuh liku
Hingga satu saat kau temukan berita
Untuk pelajar yang tersendat belajar..
Lalu kau bimbing aku penuh cinta
tuk arungi lautan ilmu nan berguna
Tiga tahun..kurenangi kolam jendela Dunia...
Dengan suka dan duka yang slalu mendampingi
Hingga hasil yang kuraih membuatku berterima kasih
Kepadamu Sang Kekasih Sejati..dan..
kepadamu sang kekasih hati
Kabar gembira kutrima
Ku diangkat kerja sebagai PNS
Dan...dua puluh delapan tahun..
Masa baktiku pada Negara berakhir sudah..
Kuucap sesungguh hati..ALHAMDULILLAAH..
Pahlawanku adalah engkau, suamiku..
Tanpamu aku bukan siapa-siapa..
Hanya ibu rumah tangga biasa,..
namun dengan doroganmu yang luar biasa..
Aku merasa menjadi ibu yang juga Luar biasa..
Terima kasih ya, Allaah..
Telah engkau gerakkan hati kekasihku
Tuk slalu mengasihiku dengan suportnya
Hingga kini ku masih bisa menuntut ilmu
Walau tak ada tuntutan darinya tuk ku berprestasi.
Alhamdulillaah..
Cjr,191012
MENGAPA ALA-QUR'AN TIDAK BERGUNA BAGI KITA ?
Bismillaah...
Mengapa Al Quran Tak Berguna Bagi kita? (Mohon baca yang seksama dan tuntas ya)
Bismillahirr Rahmanirr Rahim . . .
Jika Pagi ini, dalam berita TV ada seseorang menyatakan: “Al Quran itu tak berguna!”
Mengapa Al Quran Tak Berguna Bagi kita? (Mohon baca yang seksama dan tuntas ya)
Bismillahirr Rahmanirr Rahim . . .
Jika Pagi ini, dalam berita TV ada seseorang menyatakan: “Al Quran itu tak berguna!”
Bagaimana reaksi kita jika mendengar pernyataan tersebut? Kita akan
manggut-manggut setuju, atau kita menentang keras tidak setuju? Jika
kita pilih yang kedua, kita benar! Angkat dua jempol untuk kita. ^_^
Demikian juga Sang Ibu, seorang Ibu Rumah Tangga, juga amat tersinggung mendengar pernyataan dalam berita TV pagi itu.
Hari berikutnya, anaknya bertanya: “Ibu, betulkah Al Quran itu berguna?”
“Sangat betul, sangat berguna! Al Quran itu firman Allah, huda linnaas, petunjuk bagi manusia… tentu saja sangat berguna untuk kita semua.” Tukas Sang Ibu dengan penuh semangat.
“Kalau…..” Anaknya ragu untuk melanjutkan kata-katanya.
“Kalau apa, Nak? Sang Ibu mendekati anaknya.
“Kalau koran itu?” Tanya anaknya kemudian.
“Ooowhhh…. Koran ini juga sangat berguna untuk melihat perkembangan bisnis ayahmu & Informasi lainnya. Di sini sering ada pengumuman lelang, perkembangan saham, dan info bisnis lainnya yang sangat berguna.”
“Kalau Ibu menganggap Al Quran sangat berguna, kenapa Ibu tidak pernah membacanya seperti membaca koran itu?”
Gleegeeerrrr…..!!! Sang Ibu bagai disambar petir pagi itu… klepek-klepek, tak berkutik. Pertanyaan ini benar-benar seperti pukulan halilintarnya Wiro Sableng. (^_^)
Benar, Sang Ibu selama ini jarang / tidak pernah membaca Al Quran satu ayat pun, apalagi mempelajarinya. Sang Ibu selama ini menganggap Al Quran berguna hanya sebatas lisan. Dia pun tersinggung tatkala orang lain mengatakan Al Quran tidak berguna. Tapi sesungguhnya, tindakan Sang Ibu justeru menyatakan “Al Quran itu tidak berguna”.
Kalau memang merasa Al Quran sangat berguna, mengapa dia tak pernah menyentuhnya?
Mengapa tak seperti koran yang setiap hari khatam dibacanya?
Alhamdulillah, Allah Ta'alla telah memberikan hidayah kepada Sang Ibu melalui anaknya. Sekarang Sang Ibu rajin membaca Al Quran dan mempelajarinya.
Semoga hidayah Allah Ta'alla juga turun untuk kita semua.
Nah…. hari ini Sang Ibu menemui saudara / saudarinya yang terkasih, dan bertanya: “Mengapa Al Quran tak berguna bagi
anda…….?”
Semoga Bermanfaat ...
Salam Santun Ukhuwah Karena-NYA
(
Demikian juga Sang Ibu, seorang Ibu Rumah Tangga, juga amat tersinggung mendengar pernyataan dalam berita TV pagi itu.
Hari berikutnya, anaknya bertanya: “Ibu, betulkah Al Quran itu berguna?”
“Sangat betul, sangat berguna! Al Quran itu firman Allah, huda linnaas, petunjuk bagi manusia… tentu saja sangat berguna untuk kita semua.” Tukas Sang Ibu dengan penuh semangat.
“Kalau…..” Anaknya ragu untuk melanjutkan kata-katanya.
“Kalau apa, Nak? Sang Ibu mendekati anaknya.
“Kalau koran itu?” Tanya anaknya kemudian.
“Ooowhhh…. Koran ini juga sangat berguna untuk melihat perkembangan bisnis ayahmu & Informasi lainnya. Di sini sering ada pengumuman lelang, perkembangan saham, dan info bisnis lainnya yang sangat berguna.”
“Kalau Ibu menganggap Al Quran sangat berguna, kenapa Ibu tidak pernah membacanya seperti membaca koran itu?”
Gleegeeerrrr…..!!! Sang Ibu bagai disambar petir pagi itu… klepek-klepek, tak berkutik. Pertanyaan ini benar-benar seperti pukulan halilintarnya Wiro Sableng. (^_^)
Benar, Sang Ibu selama ini jarang / tidak pernah membaca Al Quran satu ayat pun, apalagi mempelajarinya. Sang Ibu selama ini menganggap Al Quran berguna hanya sebatas lisan. Dia pun tersinggung tatkala orang lain mengatakan Al Quran tidak berguna. Tapi sesungguhnya, tindakan Sang Ibu justeru menyatakan “Al Quran itu tidak berguna”.
Kalau memang merasa Al Quran sangat berguna, mengapa dia tak pernah menyentuhnya?
Mengapa tak seperti koran yang setiap hari khatam dibacanya?
Alhamdulillah, Allah Ta'alla telah memberikan hidayah kepada Sang Ibu melalui anaknya. Sekarang Sang Ibu rajin membaca Al Quran dan mempelajarinya.
Semoga hidayah Allah Ta'alla juga turun untuk kita semua.
Nah…. hari ini Sang Ibu menemui saudara / saudarinya yang terkasih, dan bertanya: “Mengapa Al Quran tak berguna bagi
anda…….?”
Semoga Bermanfaat ...
Salam Santun Ukhuwah Karena-NYA
(
TEGAKKU PADA PUISI
Ku masih disini .....
Sendiri berdiri.....
Bertelanjang kaki....
Menapak penuh luka....
Berbasuh darah.....
Menanti esok hari......
Untuk ku teriak........
Selamat pagi dunia.........
Ku tak beranjak......
Karena ku tak gentar......
Meski pelurumu nyaSar menikam.....
Ku tak geser karena gusar......
Meski suaramu smakin keras.....
Ku ingin kau tahu ....
Ku ingin hidup seperti kau hidup....
Maey Yuan N'Tuo
Langganan:
Postingan (Atom)