Selasa, 09 April 2013

R N U N G A N Oleh Bias Langit Hati

Bias Langit Hati
Kemarin


Image ketika sanubariku keruh dan terbenam dalam gelapnya kesulitan dan kesempitan, sanubariku meraung menahan sakitnya benturan-benturan permasalahan yg bagaikan hujan lebat terus mendera tubuhku, aku berusaha menghindar dan menyelamatkan diri, namun hantaman-hantman kesulitan tindih menindih membuatku roboh tak berdaya, panca inderaku gelap tak memiliki rasa, mataku dan selruh pemandangan berubah menjadi selubung pekat yang mengerikan, telinga mendengar suara-suara namun mendadak bagai dihambat dengan ketulian yang kelam, alam pemikirank lumpuh, kedua telapak tangan dan jari-jariku bergetar, hatiku bagai hangus terbakar oleh lahar kerisauan.......


Apa yang bisa kuperbuat...??? aku tidak tahu..... semua jalan keluar yang kutempuh tertutup rapat...... semua orang masa bodoh atas kesulitan dan raunganku, seakan aku hidup sendiri di alam ini.........


Aku rebah terhenyak ....... tiba-tiba terdengarlah suara lirih dari Firman Tuhanku.....??? WA NAADAA FIDHULUMAAT AN LAA ILAAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNIY KUNTU MINADDHAALIMIIN, FASTAJABNAA LAHU WANAJJAYNAAHU MINAL GHAMMI WAKADZAALIKA NUNJIYYIL MU'MINIIN??? Aku tersentak kaget....... ahh..... Kisah Yunus as, ketika ALLAH SWT menceritakannya dengan jelas..... ???DAN DIA (YUNUS) MEMANGGIL-MANGGIL (KU) DALAM KEGELAPAN...... BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ENGKAU, MAHA SUCI ENGKAU, SUNGGUH AKU TERMASUK ORANG YANG DHALIM, MAKA KAMI MENJAWAB DO'ANYA DAN KAMI MENYELAMATKANNYA DARI KEGUNDAHAN DAN PERMASALAHAN, DAN DEMIKIAN PULA KAMI MENYELAMATKAN ORANG-ORANG MUKMIN??? (Al-Anbiya 87)


Betapa sempit dan adakah lagi kesempitan dan kebingungan lebih dari yang menimpa Nabiyallah Yunus as saat itu???? ditelan oleh seekor ikan raksasa dan hidup merangkak didalam perut hewan itu..... betapa busuknya.... betapa gelapnya.... betapa sempit dan kalutnya Yunus as saat itu, ditelan oleh seekor ikan besar dan dibawa kepada kedalaman Samudera raya....


Ia tak mungkin memanggil siapapun, tak pula bisa berbuat apapun, tak pula bisa berbuat apapun.... namun cerita ini dikisahkan kembali oleh-NYA seakan DIA berseru : "AKULAH RAJA TUNGGAL MAHA PENGUASA KEGELAPAN SAMUDERA, AKULAH YANG MAHA MENEMANInya SAAT ia DALAM KESENDIRIAN, AKU MAHA TUNGGAL MENDENGAR TANGISANnya YANG TERBENAMKAN DALAM PEKATNYA SAMUDERA, MASIHKAH ADA SELAINKU YANG MENDENGAR PANGGILANNYA ??? saat itu memang sudah tak ada lagi yang bisa diharapkan lagi.... yang bisa diharapkan Hanya DIA.... tiada yang lain, maka DIA mnceritakannya dengan indah......
Maka ia Memanggil-Manggil-KU dalam Kegelapan....??? Kegelapan Perut Ikan< Kegelapan Perasaan< Kegelapan Masalah yang Terpekat......??? ia Memanggil-Manggil-KU dalam Kegelapan..... TIADA TUHAN SELAIN MU, Maha Suci Engkau, sungguh aku dari kelompok hamba yang dhalim....???


Tak ada keselamatan dari siksa-NYA selain dengan Tauhid, sebagaimana Hadits Qudsiy yang berberbunyi : "LAA ILAAHA ILLALLAH adalah Benteng-KU, Barangsiapa masuk dalam Benteng-KU maka ia aman dari Siksa-KU....


Maka Yunus as mulai doanya MeManggil-Manggil MAHA RAJA PENGUASA SAMUDERA KEGELAPAN DAN MAHA MENEMANI SETIAP KESENDIRIAN, MAHA RAJA YANG MENCIPTAKAN TERANG BENDERANG DAN KEGELAPAN DI KERAJAAN ALAM SEMESTA, ia memulai doanya dengan, ??? LAA ILAAHA ILLAN ANTA ??? Tiada Tuhan Selain Engkau...... lalu Yunus as meneruskan doanya dengan men-Suci-kan ALLAH .....bertasbih Kepada ALLAH.... DIA YANG TAK SATUPUN MENGHALANGI PANDANGAN-NYA, MAHA SUCI RAJA YANG SELALU DISUCIKAN SELAMNYA OLEH SEKALIAN ALAM......Dan DIA pula telah berFirman : "?KALU BUKAN KARENA iIA (YUNUS) ORANG YANG SUKA BERTASBIH MEN-SUCI-KAN ALLAH, NISCAYA IA AKAN TETAP DIDALAM PERUT IKAN ITU HINGGA HARI KEBANGKITAN?"


Maka Yunus as meneruskan doanya dengan kalimat SUBHANAKA Maha Suci Engkau...... Inniy kuntu minaddhaalimiin..... sungguh aku termasuk orang yang dhalim..... (Yunus as marah dan meninggalkan umatnya sebelum diiixinkan ALLAH) Ia Mengadu, Mengaku, dan Berharap Cemas Semoga Maha Pemelihara Tunggal ini Masih Memaafkannya..... maka DIA... ALLAH SWT Meneruskan Firman-NYA : "? MAKA KAMI TERIMA SERUANNYA DAN KAMI MENYELAMATKANNYA DARI KESULITAN ?" ahh... betapa tak berartinya seluruh musibahku ini dibanding orang yang ditelan hewan raksasa lalu dibawa tenggelam ke Dasar Samudera....... muncul harapan di hatiku..... berarti aku harus banyak-banyak mengucapkan KALIMAT TAUHID.... TASBIH... DAN MENGAKUI KESALAHANKU KEPADA-NYA....NISCAYA DIA AKAN MENOLONGKU DARI KESULITAN INI....... tiba-tiba batinku merintih lagi....... ahhh... TAK MUNGKIN ITU KAN NABI YUNUS AS ???????????????? INI HANYA KEKHUSUSAN YUNUS AS..... NABI ALLAH..... tiba--tiba...... aku teringat akhir ayat itu....... WA KADZALIKA NUNJIYYIL MU'MINIIN <>DAN BEGITUPULA KAMI MENYELAMATKAN ORANG-ORANG YANG MUKMIN .......!!!!!!!!!!!!!!!!


Maha Suci Engkau wahai Penyingkap Kegelapan Malam dan Membuatnya terang Benderang, Beribu hati gelap pekat telah pula ENGKAU singkapkan kesedihan mereka dengan pengabulan doa...... hingga hati gelap dan kelam itu berubah menjadi terang benderang dengan kegembiraan oleh Matahari Keluhuran-MU.... ENGKAU simpan rahasia KELEMBUTAN-MU dalam AYAT PENDEK INI.... bahwa... ENGKAU MAHA SIAP MENGULURKAN JARI-JARI TAKDIR !!!!! Kelembutan yang memutus rantai-rantai Takdir-MU yang mencekik dan Menghanguskan sanubari ini dengan Munajat dan Doa kami,,,, sebagaimana Hadits Nabi-MU saw : "?TIADALAH ADA YANG MAMPU MENOLAK KETENTUAN-NYA, SELAIN DOA?" Hanya doa dan rintihan di Pintu Kemegahan-MU yang akan menyingkirkan segala kesulitan ini..................


Maka aku bermunajat sebagaimana munajat Nabiku Muhammad saw : Wahai ALLAH, demi orang-orang yang bermunajat meminta kepada-MU, demi orang-orang yang bersemangat menuju Keridhoan-MU dan juga demi doa Yunus as dan seluruh pemilik sanubari luhur yang menginjak Bumi-MU dari zaman ke zaman, Demi berjuta telapak tangan yang telah terangkat bermunajat Kepada-MU, demi doa Yunus ketika didalam perut ikan raksasa didasar Samudera..... Yang sebab doanya lah ENGKAU bukakan rahasia Pertolongan-MU,,,, dan demi Keteguhan Ibrahim as yang membuat api Namrud menjadi tunduk dan dingin... dan demi Munajat Nabi Muhammad saw yang merupakan Munajat Terluhur dari seluruh Munajat Terluhur Hamba-MU di Kerajaan Alam Semesta...... bebaskan aku dari segala kesempitan... bebaskan aku dari dasar samudera kesulitanku yang membuatku tenggelam dan Buta dari kegembiraan.... yang membuatku ditelan oleh dosa dan merangkak diperut dosa yang penuh deng busuknya bangkai kehinaan diperut dosa..... ditenggelamkan ke dasar Samudera kesulitan??? Memanggil-Manggil Nama Agung-MU..... Memenggil-Manggil satu-satunya Gerbang Harapan bagi para Pendosa ............. Selamatkanlah aku dari kesulitan??? Tiada Tuhan Selain Engkau..... aku tak akan menyembah selain MU ....... tak pula akan sujud selain MU ...... Penghambaanku hanya untuk MU ...... tak pula akan memilih Tuhan Selain MU ...... bila muncul dihadapanku Tuhan Lain dengan menyiapkan seluruh seluruh kenikmatan dan kemewahan abadi dihadapanku...... NISCAYA ku-HEMPASKAN dan kuTOLAK seluruh anugerahnya DAN KUBERLARI KE-PADA-MU ..... MENUJU TUHANKU YANG MAHA TUNGGAL TUHANKU..... HANYA ENGKAU RABBII ..... HANYA ENGKAU PILIHANKU .... MAHA SUCI ENGKAU DENGAN SEGALA KESUCIAN ...... maka singkirkanlah segala kesulitan ini sebagaimana Ibu yang menepiskan bekas noda dari wajah bayinya..... RABBII... RABII... Sungguh aku telah berbuat kedhaliman..... sungguh aku telah mengingkari Perintah-MU ..... namun kemana aku akan pergi menyelamatkan diri ini kalau bukan kepada MU ?????? Demi Keluhuran Muhammad saw ..... Demi Munajat Muhammad saw...... Demi Keindahan Muhammad saw..... Demi Kewibawaan Muhammad saw.... Demi Mukzijat Muhammad saw..... Demi Syafaat Muhammad saw..... Yang kesemuannya itu Mencerminkan Keindahan-MU RABBII...... maka Maha Suci ENGKAU dan Segala Puji atas MU Tuhan Sekalian Alam......



___________________________________________________________________________

Bias Langit Hati sang Pendosa : 01:17
09-04-13





Siti Fatimah Subhaanallaah..
Membaca tulisanmu ini..
Seperti biasa... engkau tau itu...
Bertebaranlah kilauan mutiara
Menghalangi pandangan


Tak mampu lagi kuberucap, karena..
Ini adalah jawaban smua kerisauanku..
Walau masih tak percaya...
Kau tulis ini 17 jam lau
Sedang bincang kita baru 7 jam..

Subhaanallaah...
Sungguh jawabmu mendahului tanyaku..
Lalu..siapa yang mampu lakukan itu ?
Selain ALLAAH yang menuntun qalbumu
Menguraikan yang kuingin..

Ta'jubku atas kemurahan-Nya..
Sujudku atas Kasih-Nya..
Syukurku atas petunjuk-Nya..

Ya Allaah..
Maafkan bila ku tak mampu menggunakan kata yang kumaksud..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar