Rabu, 29 Januari 2014

WRISAN TUNA WISMA Oleh Bang Ipoy

ang Ipoy
 
Linangan pori ini bukan lahir karena mauku
Namun warna sebuah tuntutan bodoh längkahku
Pada rapuh Kau suguhkan gundah Selangit hamparan kelam
Hinggku terhempas dalam kasta manusia debu
Yang merdeka akan waktu
Dalam bingar bebas kerlip lampu pengatur laju
Sebagai penyandar dahaga,busung laparku

Ooh\, Ibu...
Dimanakh tempat lahirku ..
Ooh, anaku...
Tanyakanlah lampu merah, nak...
Itu ayahmu...pilihlah warnanya salah satu..
Dan ini debu jalan warismu, nak!!


Sudut sunyi seorang tuna wisma

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar