Rabu, 31 Oktober 2012

ENGKAULAH PAHLAWANKU, SUAMIKU oleh Wanita Fatimah Berkerudung


  • Wanita 'fatimah' Berkerudung

    Yang itu masih ada beberapa yang kurang tepat dan ada pengulangan kata.
    Jadi, yang ini Insya Allaah tak akan bnda edit lagi.. suer.. heh..


    ENGKAULAH PAHLAWANKU SUAMIKU
    Oleh Wanita Fatimah Berkerudung

    Di awal perjalan kita..kekasihku..
    Langkah tertatih penuh letih..
    Keringat terkucur deras dari tubuhmu nan perih
    Demi sesuap nasi tuk kita selusuri hidup bersih

    Saat itu tlah dua belas tahun kita kayuh bahtera nan bahagia
    Hingga satu saat kau temukan berita
    Untuk pelajar yang terputus cita
    Lalu kau bimbing aku penuh cinta
    Tuk arungi lautan ilmu nan berguna

    Tiga tahun..kuselami kedalamannya
    Hingga kumampu membuka jendela Dunia...
    walau yang terlihat,
    Hanya sebatas jelas dari yang luas tak terbatas..
    Tentu dengan suka duka yang slalu mendampingi
    Namun hasil yang kuraih membuatku berterima kasih
    Kepadamu Sang Kekasih Sejati..dan..

    kepadamu sang kekasih hati
    Empat tahun terlewati
    Kabar gembira menghapiri
    Yang penuh suka cita kunanti
    Ku diangkat sebagai pegawai negri


    Dan...dua puluh delapan tahun sudah..
    Masa baktiku pada Negara berakhir punah..
    Walau masih bergairah mengulang asah
    Perpisahan tak dapat dicegah
    Yang kutrima dengan penuh pasrah
    Dan berharap semua semangkin indah


    "PAHLAWANKU adalah ENGKAU, SUAMIKU.TERIMA KASIH..."
    Itulah ucapku sesungguh hati
    Padamu wahai, Lelaki yang baik hati
    'Tlah luruh patuh 'tuk dampingi aku penuh kasih
    Tanpamu aku bukan siapa-siapa..
    Hanya ibu rumah tangga biasa,..
    Yang tak bisa apa-apa
    Namun dengan doronganmu yang luar biasa..
    Kumerasa jadi ibu yang juga luar biasa


    Terima kasih ya, Allaah..
    Telah engkau kirimkan lelaki sejati
    Penggerak hati nan berbudi
    Tuk slalu menemaniku dengan kasih dan sufortnya
    Hingga kini ku masih bisa menuntut ilmu


    Walau frestasi bukan tujuan kini
    Pada-Mu ya, Robbii...
    Balaslah amal baik suamiku
    Dengan keindahan yang terindah
    Dari-Mu yang Maha Indah
    Dan bagiku sebagai anugrah
    Moga menjadi berkah buatku beribadah
    Alhamdulillaah.
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    WFB
    Cjr,191012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar