Selasa, 12 Februari 2013

CINTAKU ADALAH FUSI MATAHARI Oleh Jaka Malela

CINTAKU ADALAH FUSI MATAHARI

oleh Jaka Malela pada 12 Februari 2013 pukul 16:17 ·
Sayangku….

Akhirnya hari ini aku telah menyelesaikan run yang ke-3.
Ternyata methanolisis trigliserida memang harus
berlangsung secara endotermis
dengan bantuan katalis basa Grace Davison pada suhu optimal 70oC.
Begitu banyak design proses
stoikiometri yang berwujud
persamaan neraca massa dan energy balance
yang telah kita kalkulasi selama ini.


Baik itu berupa laju alir volumetric,
konsentrasi slurry,power pump, pressure drop, friction factor
serta heat loss yang mudah sekali berubah seiring waktu
yang mengikuti persamaan integral dT/dx.


Aku masih ingat ketika menghitung Reynold Number-mu.
Ternyata NRe-mu lebih dari 10.000
yang menandakan keturbulenan pola aliran asmaramu.

Aku memang terlalu egois
dalam mengatur sistem control emosimu,
temperatur hatimu dan konsentrasi perasaanmu.

Aku begitu egois untuk merubah transformasi dirimu.

Semua itu kulakukan semata-mata
supaya termodinamika reaksi kita berlangsung
secara efektif dan efisien

Agar reaktan cinta kita terkonversi sempurna 100%
dengan reaction yield lebih besar dari 85%.


Sayangku....
Seandainya kita bisa saling mentransfer panas asmara kita.
Tak peduli apakah itu secara konduksi, konveksi ataupun radiasi.
Asalkan sesuai dengan hukum relativitas einstein E=mc2
dan persamaan ideal PV=nRT.

Pastilah molekul cintaku dan cintamu bersatu
membentuk suatu senyawa stabil
dengan ikatan atom rangkap yang kuat,
tidak bisa dipengaruhi oleh daya tarik radikal bebas
yang tidak bertanggungjawab dan mengotori permukaan aktifnya.


Aku yakin sekali,
kita pasti bisa membentuk suatu larutan yang homogen
dimana pada setiap titik dalam lerung hati kita
memiliki konsentrasi yang sama.

Walaupun sekat-sekat di hati kita begitu kuat dan tebal,
bukankah konsentrasi hati kita juga bisa sama

jika kita merendahkan diri
untuk berdifusi? Biarlah aku saja yang berdifusi,
kan konsentrasiku lebih tinggi dibandingkan konsentrasimu?

Senyawa cinta kita pasti aman untuk disimpan
karena flash point-nya tinggi.
Viskositas yang rendah,
serendah viskositas solar sebelum diinjeksikan
ke dalam ruang bakar mesin diesel.

Dan juga boiling point yang tidak melebihi 100oC,
serta tidak se-eksplosif trinitrogliserin.
Dan aku juga tak ingin struktur cinta kita
serumit polimer plastis sintetis,
apalagi sebesar bobot enzim yang berperan sebagai biokatalis.


Sayangku....

Dalam struktur atom bebas
cinta kita mampu mentranformasikan energi yang sangat dahsyat
cinta kita tak sekedar reaksi antar partikel dan senyawa semata
cinta kita akan mampu menerangi dunia
dan memberikan energinya
agar semua kehidupan di dunia berlangsung sempurna

atom-atom asmara kita
akan mampu berfusi dengan jernih
stabil tanpa terjadi dampak merugikan semesta

energi yang dihasilkan cinta kita
adalah E = MC4, atau 8 atau 16
semua tergantung dari keikhlasan dunia
menerima kehadiran kita

karena cinta adalah reaksi fisika dan kimia
yang tak lekang di makan oleh waktu-waktu fana
yang hanya berakhir saat dunia binasa

CINTA KITA AKAN ABADI
SELAMANYA DALAM RIDHO DAN KARUNIA ILAHI


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar