Senin, 18 Februari 2013

PESANKU BUAT BUAH HATIKU Oleh Mutiara Bening / Wanita Fatimah Bekerung / Siti Fatimah

Bismillaah...

Assalamu'alaikum, wahai Shalih.. Duhai Shalihah...

Engkau baik saja kan ,Habibih ?
Nanda sehat-sehat saja kan, Habibah ?
Kau tak tau, do'aku slalu menyertaimu.
Tak di siang..
Tak di malam..
Tak di sempit, atau
Di lapang...
Ku ingin engkau slalu tabah menghadapi semua yang menimpa...
Mau di senang atau di susah...
Mau di asin atau pun di asam..
Mau manis atau pun di pahit...
mau di bahagia atau pun di sengsara.. Karena semua yang menimpa kita apa dan bagaimana pun itu adalah ujian-Nya...
Iya kan, Sayangku ?

Tetap tabah ya, Habibih..wahai Habibah..
Karena bukankah kebahagiaan yang haqiki akan kita rasakan manakala kita menerima dengan ikhlas semua uji da coba yang datang mendera ?

Aku menyayangimu, Permataku...dan bukan hanya aku yang akan selalu berada di belakangmu untuk mendukungmu, akan tetapi semua teman baikmu...dan mereka yang menyayangi serta mencintaimu... Insyaa Allaah...

Biarkanlah mereka yang mencoba menjatuhkanmu, baik dengan cemooh atau fitnah...
Selama Engkau benar...anggaplah itu sebagai riak kecil di pantai yang mencoba menghempaskan karang...dan engkau adalah karangnya...
Yang akan tetap berdiri tegar walau gelombang datang menerjang.

Tegak, dan bertahanlah..
Kokohkan pondasimu, ya Habibih, ya Habibah...

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda :
''tiada henti-hentinya cobaan akan menimpa orang mukmin dan mukminat, baik mengenai dirinya, anaknya,atau hartanya sehingga ia kelak menghadap Allaah swt.dalam keadaan bersih dari dosa.'' ( H.R.Tirmidzi )

Tapi sayangku, bila kita bersalah dan tak segera me,perbaiki diri, bisa jadi Allaah menghukum kita dengan cara lain, yaitu membocorkan semua perbuatan salah kita hingga kita terkucil atau hukuman lain...Namun jangan juga gentar karena itu akan menggugurkan dosa kita. Insyaa Allaah. Semoga. Sesuai dengan hadish di bawah ini..

'' Tak seorang pun muslim yang ditimpa gangguan, seperti tusukan duri atau lebih berat daripadanya, melainkan dengan ujian itu Allaah menghapuskan perbuatan buruknya serta menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya.'' (H.R.Bukhari dan Muslim).

Tentu saja bila kita tak ingin ada bencana menimpa kita,maka segeralah berhenti dari perbuatan salah itu dan memohon ampunan-Nya untuk dosa-dosa kelalaian kita.

Sayangku...
Habibih wa habibah yang dirahmati Allaah...
Ayo, berdirilah dan raihlah kesuksesanmu dengan kemampuanmu yang ku yakin Engkau, Permataku, mampu melakukannya ...
Kami yang menyayangi dan mencintaimu akan selalu berdo'a buatmu, Permata hatiku... Aamiin...

Lalu lihatlah hasilnya..
Engkau akan semakin indah dengan bentuk barumu. Karena terjangan badai yang telah mengelokanmu.
Subhannallaah...
Insyaa Allaah..
.
.
.
.
.
Peluk kasih selalu penuh rindu ilallaah dariku buatmu, Permata hatiku, Habibih wa Habibah...

M.B.
Cjr, 200512
— PESANK

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar