Jumat, 01 Juni 2012

M I E

Bismillaah..
Asalamu'alaikum, shaleh..

Ketika maem mie Semar tadi, bnda ingat kau,Nak..
Ingat ketika kita menikmatinya..
Suap demi suap kau masukkan ke mulutmu..
Kita bertiga benar-benar menikmatinya dengan penuh perasan hingga tetes terakhir dari kuah yang agak pedas..

Habibi..
Masih terlihat dalam ingatan, ada basah di keningmu..namun bnda tak mau mengusapnya.. biarlah ia berkilau tertimpa sinar siang..

Sayangku..
Kesukaan kita sama, makanan yang pedas.
Maaf ya.. tak pernah bnda gubris laranganmu untuk tak makan terlalu pedas..
Ya.. abis gimana ? Tanpa pedas rasanya ada yg kurang..
Begitu juga adikmu, ci bungsu,sama dengan kita..
Hihihi keluarga penyuka pedas tinggal kita bertiga karena ayah sudah kalah..

Nandaku..
Katanya orang yang suka makan pedas..kata-katanya suka pedas n hatinya keras...
Buktinya ?
Tidak, kan ?
Kita malah mudah terharu oleh hal sepele..
Air mata mudah melimpah ruah hanya melihat anak yang sedang nangis ditinggal ibunya ke warung..

Anakku..
Tau tidak ?
Selalu melintas di mata tua ini bayanganmu ketika menarik ingus.....
Hihihihi.Kau tetap anak kecil bagiku..
Kau baik-baik di sana ya..
Do'a bunda slalu buatmu..
Moga sukes..penuh kesabaran dan keikhlasan dalam ridha-Nya..

Peluk kasih penuh rindu ilallaah...
.
.
Cjr,010612

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar