Rabu, 30 Oktober 2013

FADHILLAH KEBENINGAN HATI Oleh Nur Adinda Putri

Sungguh beruntung bagi siapapun yang mampu menata qolbunya menjadi bening, jernih, bersih, dan selamat.
Sungguh berbahagia dan mengesankan bagi siapapun sekiranya memiliki qolbu yang
tertata, terpelihara, dan terawatdengan sebaik-baiknya.
Karena selain senantiasa merasakan kelapangan, ketenangan, ketenteraman, kesejukan, dan indahnya hidup di Dunia ini, pancaran kebeningan hati pun akan tersemburat pula dari indahnya setiap aktivitas yang dilakukan.

Betapa tidak, orang yang hatinya tertata dengan baik, wajahnya akan jauh lebih jernih. Bagai embun
menggelayut di ujung dedaunan di pagi hari yang cerah lalu terpancari sejuknya sinar mentari pagi; jernih,bersinar, sejuk, dan menyegarkan.
Tidak berlebihan jika setiap orang akan merasa nikmat menatap pemilik wajah yang cerah, ceria,
penuh sungging senyuman tulus seperti ini.
Begitu pula ketika berkata, kata-katanya akan bersih dari melukai,
Jauh dari kata-kata yang menyombongkan diri, terlebih lagi ia terpelihara dari kata-kata riya,
 

Subhanallah. Setiap butir kata yang keluar dari lisannya yang telah tertata dengan baik ini, akan terasa sarat dengan hikmah, sarat dengan makna, dan sarat akan manfaat.
Tutur katanya bernas dan berharga.
Inilah buah dari gelegak keinginan di lubuk hatinya yang paling dalam untuk senantiasa membahagiakan orang lain.
 

Kesehatan tubuh pun terpancari pula oleh kebeningan hati, buah dari kemampuannya menata qolbu.
Detak jantung menjadi terpelihara, tekanan darah terjaga, ketegangan berkurang,dan kondisi diri yang
senantiasa diliputi kedamaian. Tak berlebihan jika tubuh pun menjadi lebih sehat, lebih segar, dan lebih fit.
Tentu saja tubuh yang sehat dan segar seperti ini akan jauh lebih memungkinkan untuk berbuat banyak kepada umat.
 

Orang yang bening hati, akal pikirannya pun akan jauh lebih jernih. Baginya tidak ada waktu untuk berpikir jelek sedetik pun jua. Apalagi berpikir untuk menzhalimi orang lain, sama sekali
tidak terlintas dibenaknya. 

Waktu baginya sangat berharga. Mana mungkin sesuatu yang berharga digunakan untuk hal-hal yang tidak berharga? Sungguh suatu kebodohan yang tidak terkira.

Karenanya dalam menjalani setiap detik yang dilaluinya ia pusatkan segala kemampuannya untuk
menyelesaikan setiap tugas hidupnya.
Tak berlebihan jika orang yang berbening hati seperti ini akan lebih mudah memahami setiap
permasalahan, lebih mudah menyerap aneka ilmu pengetahuan, dan lebih cerdas dalam melakukan
beragam kreativitas pemikiran.

Subhanallah, bening hati ternyata telah membuahkan aneka solusi optimal dari kemampuan akal
pikirannya. Walhasil, orang yang telah tertata hatinya adalah orang yang telah berhasil merintis tapak demi tapak jalan ke arah kebaikan tidak mengherankan ketika iag menjalin hubungan dengan sesama manusia pun menjadi sesuatu yang teramat mengesankan.

Hatinya yang bersih membuat terpancar darinya akhlak yang indah mempesona, rendah hati, dan
penuh dengan kesantunan.
Siapapun yang berjumpa akan merasakan kesan yang mendalam,, Siapapun yang bertemu akan
memperoleh aneka mamfaat kebaikan, bahkan ketika berpisah sekalipun, orang seperti ini menjadi
buah kenangan yang tak mudah dilupakan.

Dan, Subhanallah, lebih dari semua itu, kebeningan hati pun ternyata dapat membuat hubungan dengan Allaah menjadi luar biasa manfaatnya. Dengan berbekal keyakinan yang mendalam,
mengingat dan menyebut-Nya
Setiap saat, meyakini dan mengamalkan ayat-ayat-Nya, membuat hatinya menjadi tenang dan tenteram. Konsekuensinya, dia pun menjadi lebih akrab dengan Allaah, ibadahnya lebih terasa nikmat dan lezat.

Begitu pula do’a-do’anya menjadi luar biasa mustajabnya. Mustajabnya do’a
tentu akan menjadi solusi bagi persoalan-persoalan hidup yang di hadapinya.
Dan yang paling luar biasa adalah karunia perjumpaan dengan Allaah Azza wa Jalla di akhirat kelak,
Allaahu Akbar!!!

Pendek kata orang yang bersih hati itu, luar biasa nikmatnya, Luar biasa bahagianya, dan luar biasa mulianya.
Tidak hanya di dunia ini, tapi juga di akhirat kelak.

Tidak rindukah kita memiliki hati yang bersih?

Subhaanallaah....     

   
Sudut Hati NAP
251013

Ya Allaah... beningkanlah hati kami...
Jangan pernah Engkau riakkan hati kami ya Rabbi...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar