Senin, 07 Oktober 2013

MULUTMU HARIMAUMU... Siti Fatimah

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalamu'alaikum wa rahmatullaah...

Mulutmu Harimaumu…

Hati2lah dalam menulis status atau komentar di FB, Twitter. karena di sana tanpa kita sadari, Banyak terdapat Ghibah,Fitnah,Su’udzon.


Kita sadari, setan menggangu kita melalui situs ini. Jika kita tidak berhati-hati dan koreksi diri kita dapat terjerumus dalam berbagai dosa & maksiat.
'Demi Masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran". ( AL-'ASR )

Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan setiap hari yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment ..
Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa...
Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasi setan yang ditunggu-tunggu …"Siapa calon bapak si jabang bayi?"

* Ada kabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebritis yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.
Woow……Mungkin kita bisa berkata, "Ya wajarlah, artis. Kehidupannya.. ya seperti itu, penuh sensasi.. Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik...

* Woow……Ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya, apapun, diketahui orang , dikomentarin orang bahkan mohon maaf ….’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan... Masyaa Allaah...

Fenomena itu bernama facebook ,Twitter, dll. Setiap saat para facebooker mengupdate statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentari lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :

Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya…..?” —— kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “Mau ditemanin? Dijamin puas deh…”

* Seorang wanita lainnya menuliskan “Bangun tidur, badan sakit semua, biasa….habis malam jumat ya begini…” kemudian komen-komen nakal bermunculan…

* Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi…. ”, —-kemudian komen-komen pelecehan bermunculan.

Ada pula yang komen di wall temannya “ Eeeh ini,. si anu ya …., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu….”  Di alupa kalau si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.

* Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “Habis minum jamu nih…., Ada yang mau menerima tantangan ?"—-Langsung berpuluh-puluh komen datang.

Ada juga yang hanya menuliskan, “Lag ibokek, kagak punya duit…”

Yang lain, ada juga yang nulis “ Mau tidur nih, panas banget…bakal tidur pake dalaman lagi nih ” .

Dan ribuan status-status yang mirip zaman jahilliyah dan pengin ada komen-komen dari lainnya.
Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.

* Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.

Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru saja diupload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga yang hanya memakai kaos dan celana pendek…..padahal sebagian besar yg di dalam foto tersebut sudah berjilbab..

* Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman-foto prianya sedang bergandengan dengan ceria….

* Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.

*Yang lebih mengerikan lagi, ada akun yang sengaja isinya menampilkan wanita-wanita setengah telanjang..Dengan pengantarnya yang mendirikan bulu roma..Intinya untuk ditawarkan dan menawarkan.
Astaghfirullaahal'azhiim.. Na'udzubillaahi min dzalik..

Ya Allaah.. Jauhkan kami dan keluarga kami dari sesuatu yang bakal menjerumuskan kami.. baik melalui tulisan di status-status kami dan komen-komen kami..,

Sungguh !!!
Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah…., yaitu Muhammad Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wa sallam,  kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya & keluarganyaliwat sunnah-sunnah yang disampaikan melalui hadish-hadish shahih..
wallaahu 'Alam bii shawab.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar