Kamis, 12 Desember 2013

KAMI MALU Oleh Nur Adinda / Fauziah Fadhillah

Sejenak kami berpikir..
Kami mulai merenung tentang hidup ini..
Kami menangis tersedu-sedu..
Air mata kami mengalir deras..

Kami pun menjadi sangat malu..
Merasa hina..
Merasa kotor..

Betapa banyak dosa kepada-Mu
yang telah kami lakukan..
Betapa banyak perintah- Mu
yang telah kami ingkari..

Jijik terkadang dengan diri sendiri..
Seolah menjadi manusia munafik..
Benar-benar munafik..

Melakukan ibadah banyak dengan sembunyi
Tetapi menjadi ujub..
Melakukan ibadah banyak dengan terang-terangan
Hingga menjadi sombong..

Inikah kami sebagai manusia yang pantas Engkau ciptakan dan banggakan..
Bahkan Engkau banggakan kepada penghuni langit bahwa kita adalah khalifah…
Sedih kami..
Malu..
Benar-benar memalukan..

Hanya menjadi manusia yang banyak berbuat kerusakan di muka bumi..
Bahkan lidah telah banyak menyakiti hati muslim lainnya..
Berapa perbandingan dzikir dan ghibah yang telah kami lakukan..??

Kami pun semakin gerah dengan semua dosa-dosa ini..
Banyak do'a yang kami panjatkan pada-Mu..
Padahal semua hanya hawa nafsu kami saja..

Kapan doa itu tulus hanya karena-Mu..?
Tulus ikhlas supaya dekat dengan-Mu?.

Ya Allaah..
Kami malu..
Kami malu..

Bahkan ketika bersikap munafik..
Masih saja ada manusia lain yang menganggap diri ini baik..
Bahkan ketika pernah bohong...
Masih saja ada manusia lain yang menilai diri ini manusia yang jujur..

Kami malu..
Tersadar bahwa pandangan orang adalah rahmat dan teguran dari-Mu..
Engkau lebih tahu ya Allah bahwa aku tidak sebaik yang orang pikirkan..
Kami tidak sejujur yang orang pikirkan..
Semua hanya fatamorgana pendangan mereka saja..

Lalu kami menjadi semakin malu pada-Mu ya Allah..
Bahkan ibadah yang kami panjatkan dengan sungguh-sungguh t
Tdak mampu menyaingi kebesaran-Mu..

Kami malu dan tersadar…
Betapa Engkau sangat baik pada kami..
Sangat sayang pada kami..
Bahkan ketika kami berbuat maksiat..

Maaf-Mu selalu terbentang luas..
Kesempatan selalu terbuka lebar..
Dan orang-orang masih percaya dan
Memaafkan sikap kami..

Apa itu hanya kebetulan?
Salah besar!
Semua adalah karena-Mu..
Semua karena rahmat-Mu..
Bahkan segala aib hidup kami Engkau tutupi dengan indah,,
Engkau balas dengan begitu banyak kebaikan..
Namun kapan kami pernah bersyukur..??

Mempertebal iman??
Mencintai-Mu dengan tulus??
 

Kami malu ya Allaah..
Sungguh kami malu..
Kami malu…
Kami malu..

Bahkan kami bersumpah
Jika kami masih bermaksiat kepada-Mu..
Bunuh saja kami..!!!
Kami sudah tidak tahan..!!!

Tahu kah Engkau, ya Allaah..
Jiwa ini sudah tidak kuasa lagi menangis 

karena menyesal menghianati-Mu..
Menangis karena banyaknya khilaf..

Ya, AllAah kami sungguh malu..
Semoga Engkau menerima tobat kami.......


{ INTROSPEKSI DIRI } ........
Fadhilah Fauziah II
121213

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar