Selasa, 03 April 2012

Segala kesedihan,
penderitaan dan
kepedihan yang kita
rasakan adalah wujud
pemberian dari Allah,
karena segala cobaan
dan ujian berarti kita
masih disayang oleh
Allah, dengan
diberikannya sakit dan
penderitaan Allah ingin
mengampuni dosa-dosa
kita yang telah lalu..

Dengan cobaan dan
musibah itu Allah ingin
menambah nikmat dan
pahala untuk kita..

“Tidaklah seorang Muslim
menderita karena
kesedihan, kedukaan,
kesusahan, kepayahan,
penyakit dan gangguan
duri yang menusuk
tubuhnya kecuali dengan
itu Allah mengampuni
dosa-dosanya” (HR. Bukhari)

Jika kita mengerti bahwa
semua kesedihan akan
mudah dihadapi dengan
hati berserah, jika anda
menerimanya maka
semua atmosfir mata
yang telah kita teteskan
akan berubah menjadi
mutiara-mutiara
kebahagiaan di dalam
hidup ini dan berkilau
kelak dikehidupan
akhirat..

“Janganlah kamu
bersikap lemah jangan
pula kamu bersedih hati.
Padahal kamulah orang2
yg paling tinggi derajatnya,
jika kamu orang2 yg
beriman.”
(QS. Ali Imran : 139)

Subhanallah, sungguh
indahnya bila
merenungkan firman
Allah diatas ini, Allah
mengajarkan kepada kita
agar menjadi orang yang
benar-benar beriman
adalah orang yang tinggi
derajatnya, orang yang
kokoh dan kuat dalam
menghadapi berbagai
kesulitan, sakit dan
derita. Kekokohannya itu
yang mampu untuk
menanggung derita
sehingga tidak
membuatnya bersedih
karena Allah telah
membuat semua sakit,
sedih dan deritanya
menjadi bahagia..

Tarakan 9 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar