Kamis, 19 April 2012

Renungan oleh Andi Hasibuan

Banyak juga di antara manusia merasa hidup tak beruntung.
Memiliki masa lalu kelam & pengalaman pahit.
Atau, setidaknya dalam perjalanan hidup kita,
Pernah mengalami masa yg menyesakkan dada,
Terhimpit beban berat,
Membuat kesedihan tak berujung.
Mengingat peristiwa lampau tersebut
Terkadang membuat orang tersebut merasa lemah,
Terus terbelenggu & tak berdaya.
Karena itu,
Rasulullah melarang seseorang
Menyesali berlebihan dgn mengandai-andai.
Rasulullah bersabda,
"Bersungguh-sungguhlah pada hal yg bermanfaat bagimu,
dan mintalah pertolongan kepada Allah
serta jangan merasa lemah.
Bila kamu ditimpa sesuatu,
janganlah kamu mengatakan,

''Seandainya (tempo hari) aku melakukan ini, niscaya begini.'
Katakanlah,
''Allah telah menakdirkan
dan apa yang Allah kehendaki...
maka itu terjadi"
'
Sesungguhnya kata seandainya
Akan membuka pintu perbuatan setan."
(HR Bukhari).

Surat at-Taubah ayat 51, Allah berfirman,

"Katakanlah, sekali-kali tidak ada menimpa kami
melainkan apa yang telah ditetapkan
oleh Allah bagi kami.
Dialah pelindung kami,
dan hanyalah kepada Allah
Orang-orang yang beriman harus bertawakal"

Manusia itu begitu lemah.
segala marabahaya dan bencana,
Semuanya telah ditetapkan Allah
Sebelum penciptaan manusia.

Dengan meyakini hal ini,
semata-mata manusia akan
merasa takjub pada kebesaran dan kekuasaan-Nya.

Bukan berarti kemudian...
kita pasrah menyikapi bencana yang menimpa.
Karena,
kebahagian dan kesedihan
yang datang silih berganti
bukan tanpa suatu maksud.
Namun, agar kita lebih bersyukur,
Berempati pada orang lain,
Meraup hikmah dan amal tiada terkira.

Sungguh, tak patut manusia berputus asa
karna derita yang bertubi-tubi.
Serta tak layak pula dia berubah sombong
Bila menerima suatu keberhasilan dan kesuksesan.
Subhannallaah..
· ·

10 April pukul 13:39 ·

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar