Rabu, 18 April 2012

Sepi nan merayap

sepi merayap dirapuh titian malam
angin alunkan tembang jerit jiwa merana
hujan lantunkan irama hati nestapa
dan kidung rindu berlagu ditirai kelam
menyusup ke jantung awan bertirai
menghilang di celah mendung nan hitam

di lembar catatan bintang
tertulis perjalanan panjang kehidupan
bercerita tentang rindu, cinta dan lara
dan gemerlap perihnya luka tertoreh
karena penantian yang tak pernah usai
keteguhan yang tiada jemu dan bosan
dan rasa yang kian dalam menikam


Oleh : Irisan Luka
Jakarta,3 April 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar