Kamis, 05 April 2012

RIWAYAT HIDUPKU

Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Saya hanyalah seorang ibu rumah tangga yang mempunyai keinginan sederhana.. yaitu ingin membahagiakan keluarga dengan memberikan keteladanan dalam berusaha hingga mencapai sukses menurut kata hati saya....

Saya buktikan dengan perjuangan saya yang dimulai setelah saya berputra lima orang.
Ya,saya mulai melanjutkan sekolah yang dulu ketika SD tak sempat dilanjutkan karena saya membenci guru saya yang telah melecehkan saya.Hingga saya tak mau sekolah lagi walau dimarahi dan dimusuhi keluarga. Saya malah ikut tetrangga untuk kerja di pabrik kue/ biskuit.
Namun karena saya pernah bercita-cita ingin jadi tentara atau kowad yang siap membela negara.bangsa dan agama, saya tak pernah lepas dari bacaan..Punya uang jajan berapa pun saya pakai buat sewa buku bacaan. Baik itu komik atau cerpen,roman dan novel,juga buku pelajaran dari SMP hingga SMA dan itu berlanjut sampai menikah.

Saya kerja di pabrik dari thn 1965 sampai menjelang menikah 15 September 1968. Dalam perjalanan kerja saya pernmah pindah kerja di pabrik kaleng tapi cuma 5 hri karena ada yg kecelakaan karen melamunkan saya yang akhirnya saya dikeluarkan oleh Bos karena menurutnya , kecelakaan tersebut disebabkan keberadaan saya di sana. Hihihi sungguh naif.. Masa saya yang waktu itu berusia 14 tahun bisa menyebabkan kecelakaan seeorang...
Akhirnya saya kembali ke pekerjaan yang pertama di pabrik kue yang Alhamdulillaah Bosnya sangat baik memperlakukan saya..

Tanggal 15 September 1968 saya menikah dengan seorang guru SD yang masih honor.... hingga mempunyai lima putra.
Waktu itu ada pengumuman bahwa di sekola tempat kerja suami dibuka sekola Extra Ney yang waktunya dimulai pk 17.00 sampai pk.21.00 yang diperuntukan bagi yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya dan bagi karyawan..
Atas izin dan dorongan suami saya pun mendaftar ke jenjang SMP.
Terus terang saya ingin membuktikan pada diri pribadi tentang perkiraan guru SD yang mau membiayai sekola saa ketika saya keluar dulu.. Beliau menyesalkan saya keluar . dikiranya orang tua saya tidak mampu jadi beliau mau mengambil alih tanggung jawab biaya sam,pai saya tidak nmampu lagi untuk berpikir,.namun saya tolak karena bukan alasan keuangan walau keadaan orang tua morat-marit karena kami tidak biasa berhutang budi.

Alhamdulillaah saya bisa mengikuti pelajaran dengan baik walau pernah di awal masuk yang waktunya seminggu sebelum UTS jadi waktu UTS saya tidak biasa mengisi ulangan bahasa Inggris..namun akhirnya berkat bimbinga suami saya bisa menyelesaikannya dengan nilai cukup..
Saya ingat pada hari kelulusan,suami bilang akan melihat hasilnya di koran dan berjanji akan pulang secepatnya untuk memberitahukan kepada saya. katanya paling lambat pk.09.. Waktu terasa lambat berjalan.. pk 09  pun tiba suami belum datang.. badan saya udah lemas karena yakin saya tidak lulus dengan bukti suami belum datang..Saya tak mau kerja apa-apa.. saya cuma tidura.. Hingga pk 12.. suami datang namun saya tak beranjak dari tempat tidur dan hanya menoleh dengan lesu sambil bertanya lirih  "Gimana ? Gak lulus,ya ?" Namun tiba-tiba dia menyodok tubuh saya dan membopong saya ke luar kamar yang langsung diteriaki anak-anak.." Bapak pacaran dengan mamah...!!"
Ternyata dia lambat pulang ke rumah kerena joged dulu dan bercerita ke teman-temannya bahwa saya katanya hebat dan sambil mau bikin kejutan buat saya dan kejutannya memang berhasil. Subhannallaah walhamdulillaah..

Awal tahun baru saya melanjutkan ke jenjang SMA tanpa hambatan berarti.. Dan ketika masa ujian tiba saya ditawari dan dianjurkan oleh para guru untuk mengikuti ujian yang saya tolak karena saya takut tidak lulus. Saya ingin melanjutkan ke kelas dua.. namun kata para guru saya harus mencobanya dan bila saya tidak lulus, anggap saja saya naik ke kelas dua.. begitu pun katanya kalau ujian tahun depan tidak lulus maka anggap saja naik ke kelas tiga.. Akhirnya saya pun memberanikan diri untuk mengikuti ujian tingkat SMA.

Allaah memang Maha Penyayang kepada umat-Nya.. saya pun lulus dengan nilai cukup bagi yang baru satu tahun belajar.

Usai pengumuman kelulusan,saya didorong lagi oleh suami untuk mengikuti SIPENMARU dengan pilihan PT IKIP Bdg.
Dua hari sebelum penutupan saya pun dengan diantar suami naik motor ke IKIP buat membeli pormulir Rp.6000,00.

Sambil menunggu hasil kelulusan suami pun menganjurkan agar aku daftar ke PGSLP yang bertempat di SPG Jalan Gatot Subroto  Bandung. Maka dengan meminjam uang sebesar Rp75.000,oo ke tetangga depan rumah, Pa Maman dengan ucapan bila lolos ke IKIP, ITU YANG DIHARAFKAN. SEDANG BILA TIDAK LOLOS, MAKA KAMI AKAN MENGANGGAPNYA KALAH NALO yaitu suatu permainan tingkat Nasional.
Saya pun daftar ke PGSLTP/KPG.

Hari yang dinanti pun tiba.
Saya beberes seperti biasa.. tapi rasanya tenang tidak khawatir.. Saya pasrah mau lulus ya Syukur tidak lulus pun tak jadi masalah karena saya tahu banyak sekali saingan saya..
Pk.09.00 kakak ipar datang menanyakan apakah saya lulus karena katanya sudah dibuka dan ada di koran.. Saya pun sibuk ke tetangga untuk pinjam korang.. Saya cari di jurusan saya,Bahasa Indonesia D1,Saya lihat hanya ada 44 orang dan yang paling bawah tertulis dengan huruf kavital NONOK FATIMAH No.......
Bolak-balik saya baca, Tiap huruf saya akurkan di bolak-balik dari belakang ke depan, Dari depan ke belakang. Begitu pula angka dari nomor mahasisawa saya baca satu per satu di tiap angkanya..dan NOMORNYA..TETAP SAMA nomor saya.. Saya pun sujud syukur..
Alhamdulillaah...
NEX

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar