Sabtu, 07 April 2012

MASIR TANPA DESIR

‎~Masir Tanpa Desir~

Kukemas sunyi yang menyingsing malam,
kukulum ujung terujung nafas haru sebuah angkara sepi,
beribu bayang memalsu mengalir pahit diujung rongga.

prasangka terka menari-nari memalung hati,
menghardik kias nada terhalus,
ku bisikan kisah dari serat gurindam tertulis dari darahku,
mengerjap sebelum riwayat,
mengembara di alam mimpi,

betapa,
ketika tersirat tatap tersampai dimata tombak.
bertandang cemas,
sebuah elegi seiring nurani,
terbata sebuah naluri,
membencah dari cerah semesta,
dikutuknya sebuah rindu,
menderu lantang tereja angin sang waktu.

dan jantung berkesiur ini,
adalah kamu yang mengukir huruf,
dalam setiap setangkup munajah cinta.
realita berlapis do'a yang termewah.

akankah menjadi masir tanpa desir?
saat lapis kidung maut mengecup puan bergaun zirah.

kurasa iya !!!

Karya Rey SENIMAN LANGIT
070412

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar